Apple Dikabarkan Mempunyai Fudged Id Wajah Pada Iphone X

Guys, gres baru ini Apple dikabarkan telah mengurangi keakuratan fitur iPhone X Face ID untuk mempercepat produksinya. Tidak terang berapa spesifikasi gres yang akan mengurangi keefektifan Face ID, namun jikalau pelaporannya akurat, mungkin ada dilema mengenali perubahan pada rambut wajah, kacamata dan fitur pendukung lainnya, saran Gerrit Schneemann, analis senior IHS Markit.

"Itu akan menjadi dilema nyata," katanya. IPhone X tidak mempunyai pemindai sidik jari, dan pengenalan wajah yakni satu-satunya prosedur penguncian biometrik untuk sejumlah fitur iPhone, termasuk Apple Pay, Schneemann menunjukkannya.
Pada pesaing Samsung sendiri sebaliknya, "menggunakan retina atau pengenalan wajah yang dikombinasikan dengan pengenalan sidik jari," catatnya.

Jika ID Wajah kurang sanggup mendapatkan amanah atau setara dengan kompetisi, "itu berarti kemenangan bagi pesaing dan kerugian bagi Apple," saran Schneemann.
Baca Juga :
Berita Palsu

Pernyataan Bloomberg bahwa Apple telah mengurangi spesifikasi akurasi untuk ID Wajah "benar-benar salah," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan yang diberikan oleh juru bicara Apple Alex Kirschner.

"Kualitas dan keakuratan ID Wajah belum berubah," tegasnya. "Ini terus menjadi satu dari satu juta kemungkinan orang acak yang membuka iPhone kau dengan ID Wajah. Kami berharap ID Wajah menjadi standar emas gres untuk otentikasi wajah."

Kepentingan pelanggan di iPhone X dan Face ID telah "luar biasa," berdasarkan Apple, "dan kami tidak sanggup menunggu pelanggan untuk melakukannya pada mereka mulai Jumat 3 November."

Dikabarkan iPhone X akan tersedia untuk pre-order Jumat ini dan di toko-toko pada 3 November.

Ada indikasi bahwa minat pada iPhone X telah membasmi penjualan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, yang sudah tersedia dikala ini.

Kisah ID Wajah

Laporan telah beredar selama berminggu-minggu mengenai dilema manufaktur dengan bab dari sensor pengenal wajah iPhone X - bab yang memproyeksikan titik inframerah untuk memetakan wajah. Ia memakai laser pemancar permukaan rongga vertikal, atau VCSEL, dan terbuat dari gallium arsenide. Ini menyinari cahaya melalui lensa optik tingkat wafer.

Baik VCSEL dan lensa harus dibentuk dengan toleransi yang sangat tinggi dan rapuh. Pemasok LG Innotek dan Sharp dikabarkan telah berjuang untuk menggabungkan laser dan lensa.

Pada satu titik, hanya sekitar 20 persen dari dot proyektor yang dibentuk sehingga sanggup digunakan, meski tingkat kegunaannya kini sekitar 50 persen, berdasarkan laporan.

LG Innotek menegaskan ada dilema dengan hasil, bahwa produksi massal gres saja dimulai, dan pasokan itu mungkin terbatas, Bloomberg melaporkan.

Lebih jauh lagi, salah satu pemasok laser Apple - Finisar - dilaporkan gagal memenuhi persyaratan spesifikasi pada waktunya untuk produksi dan telah bekerja untuk memenuhi standar pada selesai bulan ini. Masalah produksi proyektor dot sanggup membuat kemacetan produksi yang akan membatasi pasokan. Masalah itu sanggup diperburuk dengan tingginya seruan iPhone 10.

Selain itu, Apple dilaporkan telah bersaing dengan kurangnya pemasok untuk membuat display OLED, yang memperlihatkan gambar lebih tajam dan dipakai di iPhone X.

Permintaan pelanggan untuk iPhone X tidak akan terpenuhi sampai setidaknya semester pertama tahun depan alasannya yakni hambatan pasokan, analis KGI Securities Ming-Chi Kuo memperkirakan bulan lalu.
Dampak Pada Masalah ID Wajah

Masalah dengan teknologi Face ID sanggup berarti rencana industri secara keseluruhan beralih ke teknologi serupa "sekarang didorong mundur sampai 2018," kata IHS Schneemann. "Apple mempunyai prioritas dalam rantai pasokan."

Ada laporan bahwa mengenai Apple bekerjsama sanggup menyambut penundaan dalam mendorong keluarnya iPhone X, alasannya yakni itu sanggup mendongkrak penjualan iPhone 8.

Namun, "Saya pikir ada seruan yang signifikan untuk iPhone X, dan banyak pengguna akan bersedia mengantre dan mendapatkan pengiriman dikala tersedia," kata Schneemann. "Bagi pengguna yang menunggu untuk melaksanakan lompatan ke iPhone X, iPhone 8 tidak akan menarik perhatian." lanjutnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel